Hasil Pertandingan Cagliari vs Inter Milan: Skor 1-3, Peluang Juara Masih Terbuka

MOTOGP MANDALIKA INDONESIA

Sirkuit Mandalika

Kurang dari sepekan lagi, MotoGP Mandalika akan digelar. Momen bersejarah akan tercipta untuk Indonesia saat digelarnya MotoGP Mandalika pada akhir pekan ini. Kesiapan masih terus digenjot untuk penyempurnaan pelaksanaan balapan motor paling bergengsi di dunia.

Terakhir kali Indonesia pernah menggelar ajang balapan motor Grand Prix pada tahun 1997 di sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat. Tepatnya 25 tahun silam. Setelah itu, Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang balapan motor paling bergengsi yaitu MotoGP Mandalika.

Perpaduan keindahan Lombok dengan sirkuit Mandalika menjadi daya tarik tersendiri bagi para pembalap dan penonton. Tetapi, yang menjadi daya tarik utama tentunya pada saat pegelaran balapan dengan suguhan atraksi dari pembalap-pembalap MotoGP yang akan hadir pada seri Mandalika.

Tentunya semua berharap kondisi lintasan maksimal yang akan membuat gelaran MotoGP di Indonesia berlangsung lancar. Dengan kondisi lintasan yang bagus akan membuat pembalap maksimal di lintasan dan penonton pun akan disuguhi tontonan yang menarik.

Momen bersejarah ini disambut antusias dan sangat serius. Sirkuit Mandalika bersolek karena ini merupakan pertaruhan Indonesia di mata dunia.

Apalagi banyak kritikan datang selama sesi pra musim yang dilaksanakan beberapa bulan lalu. Kritikan tersebut datang dari pembalap yang menyatakan bahwa kondisi lintasan belum ideal. Kondisi trek masih berdebu dan masih banyak kerikil. Debu dan kerikil merupakan hal yang kurang disenangi bagi para pembalap yang akan memacu kecepatan motornya.

Kerikil akan sangat mengganggu pembalap yang akan memacu motornya untuk mendapatkan hasil terbaik. Debu dan kerikil mengganggu pandangan dari pembalap, sehingga sangat terlihat dari jarak antara satu dengan pembalap lainnya bisa dibilang cukup jauh, terutama saat mereka berada di belakang rombongan besar balapan ketika balapan berlangsung

Keluhan dari pembalap merupakan sesuatu yang harus dibenahi agar balapan berlangsung sengit dan menarik. Keluhan tersebut sudah disikapi dengan melakukan pembenahan.

Momen ini merupakan pembuktian bagi Indonesia menjadi tuan rumah yang baik dalam menggelar ajang bergengsi balapan motor paling bergengsi di dunia. Bukan hanya menjual keindahan panorama semata, tetapi didukung juga dengan fasilitas yang memadai dengan kondisi lintasan yang ideal.

Mari kita sambut ajang balapan MotoGP Mandalika perdana di Indonesia, setelah 25 tahun silam.

Salam filosofi olahraga.

Komentar