Hasil Pertandingan Cagliari vs Inter Milan: Skor 1-3, Peluang Juara Masih Terbuka

BRI LIGA 1: PERSIRAJA TIM PERTAMA DEGRADASI, PERSELA BUTUH KEAJAIBAN, PERSIPURA KERJA KERAS

Tim Degradasi ke liga 2

Persiraja Banda Aceh menjadi tim pertama BRI Liga 1 musim 2021/2022 yang degradasi. Tampil carut-marut sepanjang kompetisi menempatkan Persiraja menjadi juru kunci di papan klasemen. Hingga pekan ke-30, Persiraja telah menelan 21 kali kekalahan, dua kemenangan, dan 7 laga dengan hasil imbang. Dengan hasil tersebut membuat Persiraja Banda Aceh harus rela turun kasta ke Liga 2 musim depan.

Kepastian degradasi Persiraja Banda Aceh tim (laskar Rencong)  didapatkan ketika Barito Putra, tim yang berada ada di tepi zona aman sementara berhasil bermain imbang melawan Madura United dengan skor 3-3.

Dengan hasil seri Barito Putra otomatis mengirim Persiraja ke Liga 2 musim depan. Tambahan satu poin membuat Barito Putra mengumpulkan 28 poin dari 30 laga. Sementara Persiraja berada pada dasar klasemen dengan mengoleksi 13 poin dan menyisakan 5 laga. Walaupun Persiraja mampu menyapu bersih 5 laga tersisa dan mampu meraup 28 poin, Persiraja akan tetap terdegradasi karena kalah head to head dengan Barito Putra. Pada pertandingan pertama, Persiraja kalah 4-1 dari Baroto Putra dan pada pertemuan kedua seri 1-1.

Selain Persiraja yang sudah dipastikan degradasi musim ini, ada 2 tim lainnya yang sementara terancam degradasi yaitu Persela Lamongan dan Persipura Jayapura.

Pada pekan ke-30, Persela Lamongan berada di peringkat 17 klasemen sementara BRI Liga 1 dengan mengoleksi 20 poin, artinya Persela harus berjuang ekstra dan butuh keajaiban untuk lolos dari zona degradasi. Persela harus menang di 4 pertandingan sisa dan mengoleksi 12 poin, sehingga bisa menggeser posisi Barito Putra dan tetap dapat bertahan di Liga 1 musim depan.

Sedangkan Persipura Jayapura tim yang berjuluk mutiara hitam berada di peringkat 16 klasemen sementara BRI Liga 1 dengan mengoleksi 24 poin. Memiliki selisih 4 poin dengan Barito Putra tim yang berada ada di tepi zona degradasi atau berada di peringkat 15, dan berselisih 9 poin dengan PSS Sleman yang berada di peringkat 14. Artinya dengan perolehan poin sementara dari ketiga klub tersebut masih rawan untuk degradasi musim ini. Ketiga klub tersebut harus saling bersikutan untuk tidak degradasi. 4 laga tersisa menjadi final bagi ketiga klub tersebut jika tidak ingin degradasi ke liga 2.

Klub manapun yang nantinya turun kasta musim ini, semoga bisa menjunjung tinggi fairplay dan kompetitif sehingga musim berikutnya bisa kembali berkompetisi di kasta tertinggi liga Indonesia.

Salam Filosofi Olahraga.

Komentar